Moment Pertama Interview Kerja

Posted by Unknown on Kamis, April 23, 2015 with No comments
Hey guys...Malam ini Ane mau cerita sedikit tentang pengalaman pertama Ane interview di salah satu perusahaan Industri yang kebetulan trackrecordnya bisa dibilang sangat bagus...ya tentunya Ane kga bakalan nyebutin nama perusahaan tersebut....katakanlah PT. X.

Awalnya, sekitar pertengah bulan Maret yang lalu Ane mendapat recomendasi dari salah satu Manager untuk bergabung di PT.X yang kebetulan si Manager adalah teman dari sodara sepupu Ane. Karena dilain sisi, Ane yang memiliki keahlian dan standart kompentensi lumayan baik, mampu membuat ketertarikan si Manager untuk merekomendasi Ane pada posisi Staff IC Ato bekennya Inventory Control.

Namanya juga hati ya tentu saja bahagia...hehehe....Tanpa basa basi Ane mengiyakan si Manager. Akhirnya Ane bikin CV dengan model Design cipataan Ane sendiri, maksut hati sich agar staff requitment tertarik melihat CV dari Ane, lalu dipekerjakan....hehehe.......

Oke singkat cerita, Setelah semua berkas terkumpul, Ane jadiin 1 folder di Aplop gede warna coklat (tentunya kalian tahu), lalu Ane kirim keperusahaan tersebut yang kebetulan jaraknya ngga terlalu jauh. Satu  minggu setelah Ane kirim lamaran, hari kamis sore akhirnya datang juga kabar yang Ane tunggu “Sebuah pesan singkat SMS dari pihak perusahaan untuk mengundang Ane mengikuti pelaksanaan Psycotes hari senin tanggal 6”. Dengan perasaan bangga dan penuh deg deg.an waktu itu, Ane mempersiapkan diri dengan memperbanyak do’a dan segala macam argumen..Akhirnya hari senin.pun tiba, Ane bangun pagi dan mandi lebih awal dari hari-hari Ane Sebelumnya yang terlalu sering mandi kesiangan huaaahahahahahaha (ngakak dech).......Ane siapain semua mulai dari alat tulis, pakaian, parfum, sepatu dll.

Dengan rasa percaya diri berpenampilan rapi rambut klimis, pukul 7 pagi Ane menuju perusahaan tersebut layaknya seorang karyawan profesional...setelah sampai disana, Ane menunggu di sebuah ruang tunggu bersama 48 kandidat pelamar lainnya selama kurang lebih 30 menit. Lalu kamipun di panggil oleh salah satu staff personalia perusahaan untuk memasuki ruangan seleksi psyco. Lembar soal psycotest Ane jawab 1 persatu hingga finish. Alhasil alhamdulillah Ane dan 8 kandidat lainnya lulus pada tahap pertama ini..selanjutnya tahap kedua untuk cek kesehatan..ya alhamdulillah juga, Ane lulus (Karena Ane sehat walafiat ga penyakitan guys hehe).

Setelah itu tiba saatnya yang sangat menegangkan yang mungkin menjadi moment pertama paling berharga buat Ane...yaitu INTERVIEW...pada tahap ini Ane sangat percaya diri akan jawaban dari pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan si HRD. Ane telah pelajari semua tentang Personal diri Ane, keahlian, kelebihan, kekurangan tentunya juga About this Company.

Oke next..... Anepun berjalan menuju ruang HRD setalah sampai diruangan tersebut, Ane dipersilahkan untuk masuk keadalam.....

H : Selamat pagi mas Nofa....(Sambil menjabat tangan Ane)
N : Selamat pagi juga Ibu....(Menyambut tangan dengan senyum pepsodent)
H : Jadi mas Nofa melamar sebagai Staff Inventory Control, hmmmm...tolong perkenalkan diri anda terlebih dahulu ?
N : (Mulai memperkenalkan diri dari Personal, Kepribadian, kelebihan, kekurangan, keahlian dll).

“Dan yang paling heboh tentang perusahaan..yang kebetulan Ane paham betul tentang perusahaan tersebut dari A sampai Z...dengan sotoy.nya Ane menjelaskan mulai dari si pemegang saham, nilai harga jual perlembar saham, profil dan lain sebagainya..si HRD.pun kaget juga waktu itu..mungkin sedikit tercengang sambil terheran-heran melihat gaya bicara Ane yang Sotoy ini..hehehe”.

H : Apa yang mas Nofa ketahui tentang Inventory Control ?

“Nah, dari sini Ane singkat....pokoknya setelah pertanyaan itu muncul Ane berusaha rilexs dan tenang untuk menjawab pertanyaan si HRD karena materi tentang IC ini telah Ane kuasai pada saat jenjang Study Ane di perkuliahan Akuntansi, sampai pada akhirnya muncullah sebuah pertanyaan yang menggiurkan....yaitu gaji..”

H : Untuk posisi Inventori Control, Berapa nominal Salary yang mas Nofa inginkan ?
N : Sesuai dengan beratnya tugas yang saya mban yang pastinya saya kontribusi penuh dan paling tidak perusahaan akan memberi kebijakan untuk besarnya salary kepada saya..dan klo saya boleh tau..berapa Range Salary untuk posisi IC ? (huahaha....Mulai berpolitik harga diri)
H : Kok malah tanya balik mas Nofa ? (Senyum Sinis) Pasti lah mas Nofa ada bayangan nominal brp yang di inginkan !!
N :  Oke...klo bgitu, bagaimana dengan 2jt...? (Pasang harga)
H : 2jt ?.....udah bgini aja, mas Nofa akan digaji perusahaan dengan 1.9jt sesuai dengan UMR Kabupaten ...bagaimana ?
N : Nah, itu berarti kebijakan dari perusahaan...klo bgitu oke dech ibu..saya siap bekerja keras dan semangat...
H : Kalo begitu mas Nofa tinggal menunggu panggilan selanjutnya untuk interview User harap nomor HP selalu aktif...mungkin ada pertanyaan ?
N : Klo boleh saya tau, maaf sebelumnya..hingga kapankah saya akan menunggu panggilan selanjutnya ?
H : Sekitar 1 mingguan...
N : Jadi ? sekitar 1 minggu, jika seandainya 1 minggu saya tunggu namun tidak ada panggilan dari perusahaan, apakah berarti saya tidak lolos ??
H : kemungkinan begitu....

Dan setelah interview selesai, Ane pun kembali menjabat tangan si HRD dengan sebaris kalimat “Terima Kasih” lalu Ane keluar dari ruangan tersebut. Dengan sangat optimisnya Ane berharap bisa diterima kerja.

Akhirnya Ane menunggu panggilan selanjutnya...sehari...dua hari...4 hari...6 hari...7 hari (Tak ada kabar) Ane mulai galau...ibarat nembak cewek tapi cuma digantungin gtu guys...kga ada kabar ntah Ane diterima kerja atau sebaliknya.....Ane pun mulai cemas memikirkan apa yang salah dari diri Ane pas interview ? akhirnya Ane mendapat jawaban dari apa yang Ane analisa...kesalahan diri Ane pas interview...terdapat pada sikap Ane yang terlalu Percaya Diri karena disamping itu Ane sangat yakin bisa diterima dengan bantuan recomendasi si Maneger dan setelah Ane analisa juga nich guys...gaya bicara Ane dan body language Ane seakan-akan terlihat sok atau bekennya “SONGONG”

Tapi Ane sadar...Ane lakuin itu semua, supaya Ane kgag canggung atau nervous saat interview...hehehe...tapi gpp, Ane bakalan tetap dengan keyakinan Ane..bersikap profesional pada tempatnya..dan sampai saat ini, Ane masih sebagai sarjana pengangguran yang berusaha mencari pekerjaan...karena kata Bapak Ane “Banyak jalan menuju roma, dan Allah kgag ngasi suatu pekerjaan, namun Allah ngasi jalan untuk rejeki” dan Atau mungkin bukan rejeki Ane untuk bekerja di perusahaan tersebut...sekali lagi Ane tetap berusaha dan berdo’a..karena mencari pekerjaan ibarat kita mencari jodoh ..hehehe...oke guys...sekian cerita dari Ane...mungkin ada yang ingin berbagi cerita pas interview pertama..bolehlah sharing-sharing disini ...

Makasih yach..udah sempetin untuk baca moment pertama Ane pas interview... 



Categories: