Berani mengambil langkah setapak untuk akhirnya berlari bebas | Sukses bermula dari pikiran kita. Sukses adalah kondisi pikiran kita. Bila Anda menginginkan sukses, maka Anda harus mulai berpikir bahwa Anda sukses, dan mengisi penuh pikiran Anda dengan kesuksesan. ~ Dr. Joyce Brothers ~

Sarjana pengangguran yang akhirnya semua akan cepat berubah

Kamis, 14 Mei 2015

METODE PENELITIAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF UNTUK PENGEMBANGAN DISIPLIN AKUNTANSI DARI SUDUT PANDANG MAKRIFAT



    Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan makna lain dari pemahaman umum yang selama ini hanya memahami penelitian kualitatif sebagai penelitian non-positivis. Tujuan berikutnya adalah memberikan pemahaman tentang kesatuan metode penelitian sebagai refleksi dari kesatuan diri (self). Artikel ini pada akhirnya memberikan informasi bahwa metode penelitian positivis memasuki wilayah kuantitatif dan kualitatif. Sementara penelitian dengan paradigma interpretivis, kritis, posmodernis, dan spiritualis hanya ada di wilayah kualitatif.

    Pada aspek yang lain, artikel ini memaparkan bahwa tidak ada dikhotomi antara penelitian kuantitatif dan kualitatif. Keduanya berada dalam satu garis kontinum menuju pada arah kesadaran diri tentang adanya kesatuan realitas, kesatuan diri dengan diri yang lain, kesatuan diri dengan realitas, dan kesatuan diri dengan Tuhan. Metode dan wilayah penelitian merupakan perwujudan dari lapisan kesadaran peneliti akuntansi yang meliputi kesadaran luar (outer consciousness), kesadaran lebih dalam (inner consciousness), dan kesadaran ilahi (divine consciousness). Secara ideal, peneliti akuntansi dapat mencapai lapisan kesadaran ilahi. Pada tingkat kesadaran ini, diri peneliti telah tiada, dan sebaliknya yang ada hanyalah Allah. Inilah yang disebut dengan puncak kesadaran peneliti dan penelitian akuntansi, yaitu makrifat penelitian akuntansi.

    Secara umum, banyak orang memahami bahwa penelitian terbagi dalam dua kategori, yaitu penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif (Darlington and Scott 2002; Neuman 2007; Creswell 2009). Penelitian kuantitatif identik dengan penelitian yang menggunakan data kuantitatif dan alat analisispun juga menggunakan alat kuantitatif, yaitu statistik. Sementara penelitian kualitatif dipahami sebagai penelitian yang menggunakan data kualitatif dan alat analisis kualitatif, yaitu berupa teori-teori yang difungsikan sebagai alat analisis.
 
  Penelitian kuantitatif lebih dominan dan lebih sering digunakan oleh peneliti ilmu-ilmu sosial bila dibanding penelitian kualitatif. Meskipun pada awalnya penelitian kuantitatif ini banyak digunakan dalam ranah ilmu-ilmu eksakta (non-sosial), namun pada perkembangan berikutnya metode kuantitatif merambah masuk ke dalam ranah ilmu-ilmu sosial. Mengapa metode ini begitu mudah masuk dan berkembang di ranah ilmu sosial ? Jawabnya, karena metode kuantitatif secara nyata memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan ilmu eksakta dan teknologi. Perubahan dan perkembangan besar di ranah ini membuat para peneliti ilmu sosial merasa kagum, sehingga akhirnya mereka menggunakan metode kuantitatif ini di ranah ilmu sosial.

Makrifat Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif

    Pemahaman tentang diri (self) adalah sangat penting. Ketika diri memahami dirinya sebagai satu kesatuan utuh dari alam dan Tuhan, maka realitas sosial (yang merupakan refleksi dari pikiran diri) juga tidak terpisah dari dirinya, mulai dari lapisan realitas sosial yang konkrit (terluar) hingga pada lapisan yang lembut dan abstrak (terdalam). Realitas sosial adalah bagian dirinya dan dirinya juga adalah realitas sosial. Dalam konteks ini, dualisme dan pikiran dikhotomi sudah tidak ada lagi. Yang ada hanyalah kesatuan. Dikhotomi antara penelitian kuantitatif dan kualitatif sudah tidak ada. Yang ada hanyalah sebuah kontinum metode untuk melakukan penelitian, yaitu garis kontinum yang bergerak dari kuantitatif ke kualitatif, atau sebaliknya; garis kontinum yang bergerak dari arah positivis hingga spiritualis, atau arah sebaliknya; garis kontinum yang bergerak dari orientasi verifikasi teori hingga pada orientasi membangun teori baru, atau arah sebaliknya; demikian seterusnya.

    Melakukan penelitian sebetulnya bukan sekedar menghasilkan sebuah teori atau sebuah konsep, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana diri menjadi lebih “berisi.” “Berisi” di sini bisa diartikan bahwa peneliti semakin memiliki pengalaman, semakin luas pemikirannya, semakin arif, dan semakin memahami hakikat ilmu pengetahuan dan hakikat dirinya. Ilmu pengetahuan pada hakikatnya adalah hukum-hukum Tuhan yang disebarkan di alam semesta ini, termasuk hukum-hukum yang tersebar dalam kehidupan manusia. Di manapun dalam kehidupan manusia pasti ada hukum-hukum ini. Tanpa adanya hukum ini, maka kehidupan tidak akan pernah berjalan, alias berhenti dan chaos.

    Tidak satu ruangpun di alam semesta ini yang steril dari hukum dan kehadiran Tuhan. Walau sekalipun di kotoran hewan, di sana ada hukum dan kehadiran Tuhan. Demikian juga akan kita temukan di kehidupan sosial manusia. Di kehidupan sekelompok manusia golongan atas, golongan menengah, dan golongan bawah, semuanya terdapat hukum dan kehadiran Tuhan. Di perusahaan besar, menengah, dan kecil juga akan ditemui hal yang sama. Bahkan di luar perusahaan, seperti organisasi nir-laba dan organisasi informal lainnya, di sana juga ada hukum dan kehadiran Tuhan. Mengapa demikian? Karena Tuhan meliputi segala sesuatu.

    Hukum-hukum yang tersebar di alam semesta dan dalam kehidupan sosial manusia sebetulnya tidak lain adalah ilmunya Tuhan. Dengan pemahaman seperti ini, maka sebetulnya tidak perlu ada gengsi bahwa melakukan penelitian di area tertentu menjadi lebih dihargai dibanding dengan area lainnya. Dalam konteks akuntansi, terlihat ada suatu pemahaman bahwa hanya penelitian-penelitian di perusahaan saja yang dianggap sebagai penelitian akuntansi dan konsekuensinya hasil penelitian dianggap sebagai ilmu akuntansi (corporate accounting). Sementara, penelitian yang berada di luar wilayah perusahaan, misalnya rumahtangga, pegadang kaki lima, masjid, gereja, vihara, dan lain-lainnya dianggap bukan penelitian akuntansi dan bukan ilmu akuntansi. Sebetulnya jika kita memiliki pemahaman seperti di atas, maka tidak ada batasan apakah sebuah penelitian dilakukan di perusahaan atau bukan perusahaan.

    Keduanya merupakan ladang ilmu Tuhan yang terbuka untuk dipelajari dan diteliti. Karena kita sudah terbiasa dengan pikiran modern yang kapitalistik, maka biasanya segala sesuatu selalu berpedoman pada uang. Sehingga penelitian-penelitian yang tidak berkaitan dengan uang atau menghasilkan uang dianggapnya bukan penelitian akuntansi, atau paling tidak penelitian tersebut dianggap tidak berharga, tidak ilmiah, atau bahkan dianggap bukan ilmu.

    Pandangan yang sama misalnya kita lihat pada kedudukan seorang ibu rumah tangga. Ibu rumah tangga kedudukannya berada lebih rendah dibandingkan dengan ibu yang bekerja di perusahaan. Mengapa demikian? Karena ibu yang bekerja memiliki nilai ekonomis (yang dapat dilihat dari gajinya setiap bulan) dan tentunya lebih berharga dibandingkan dengan ibu rumah tangga yang tidak memiliki nilai ekonomis (karena tidak bergaji). Tentu saja kasus ini adalah benar bila dipandang dari kacamata perspektif modern-kapitalistik. Namun akan berbeda jika dilihat dari kacamata yang lain. Di ranah perusahaan atau bukan perusahaan, seorang peneliti dapat melakukan penelitian akuntansi. Keduanya sama-sama mulianya, karena pada dasarnya yang diteliti tersebut adalah hukum atau ilmu Tuhan.

    Dalam kacamata Tuhan, penelitian yang lebih berharga adalah jika penelitian tersebut berhasil membuat penelitinya semakin memahami ilmu, semakin memahami sebagai hamba Tuhan, dan semakin membuatnya dekat sama Tuhan. Dengan kata lain, penelitian yang berhasil dan berharga adalah jika penelitian tersebut membuat penelitinya semakin bertaqwa kepada Tuhan dan ilmu yang berhasil digalinya tersebut membuat orang lain yang menggunakannya juga semakin dekat dan bertaqwa kepada Tuhan.

    Bertaqwa kepada Tuhan memilki makna bahwa seseorang semakin tunduk pada Tuhan yang ada dalam dirinya; dan secara ideal tunduk secara total kepadaNya. Seseorang tidak tunduk pada nafsu, akal, dan hatinya, tetapi hanya tunduk pada Tuhan yang ada dalam dirinya. Sehingga dengan demikian, secara implisit sebetulnya terlihat bahwa proses penelitian yang dilakukannya bukan didorong oleh kekuatan akal (yang didukung oleh nafsu dan hati), tetapi karena dorongan Tuhan yang bersemayam dalam dirinya. Bila demikian adanya, maka tidak ada lagi dikhotomi antara penelitian akuntansi perusahaan (corporate) dan akuntansi non-perusahaan (non-corporate accounting).

    Tidak ada lagi dikhotomi antara penelitian kuantitatif dan kualitatif; tidak ada lagi dualisme paradigma positivisme dengan nonpositivisme; tidak ada lagi oposisi biner antara orientasi verifikasi teori dengan membangun teori baru; dan tidak ada lagi perseteruan antara ilmu sekular dengan yang tidak sekular. Semuanya adalah jalan untuk bermakrifat kepada Tuhan Yang Maha Esa.

    Bermakrifat kepada Tuhan Yang Maha Mengetahui semakin menjadi bermakna jika peneliti akuntansi mampu melampaui egonya (yaitu, nafsu, akal, dan hati), dan untuk kemudian tunduk, patuh, serta berserah diri secara total pada kehendak Tuhan yang melekat dalam dirinya. Cara ini memberikan beberapa manfaat.


  1. Jati diri peneliti merasakan kehadiran Tuhan atau merasakan kebersatuan dengan Tuhan.
  2. Semakin sering penelitian tentang ilmu Tuhan, maka semakin membuat diri peneliti semakin tiada, karena yang dirasakan adalah semata-mata adanya Tuhan. 
  3. Ilmu yang berhasil diformulasikan peneliti akan membuat orang yang mempelajarinya atau orang yang mengembangkannya juga menjadi semakin dekat dan bertaqwa kepada Tuhan. 
  4. Realitas kehidupan berakuntansi semakin kondusif membuat para pengguna atau masyarakat untuk semakin bertaqwa kepada Tuhan.
    Peneliti akuntansi yang bertaqwa biasanya selalu kreatif dalam mengembangkan penelitiannya. Dia dapat saja secara kreatif menemukan epistemologi baru, misalnya “epistemologi kembali kepada Tuhan.” Epistemologi ini adalah epistemologi spiritual yang mengarah pada bagaimana ilmu Tuhan dapat digali dan dipahami dengan baik sehinggga dapat membawa peneliti dan pengguna ilmu tersebut menjadi semakin bertaqwa kepada Tuhan; juga membawa mereka untuk kembali kepada Tuhan dengan jiwa yang suci dan tenang. Inilah puncak pengabdian peneliti akuntansi kepada sesama manusia, kepada alam, dan kepada Tuhan.




 
Penutup

    Pada tingkat teknis, tidak sedikit peneliti akuntansi terjebak dalam dikhotomi metode penelitian kuantitatif dan kualitatif; atau terbelenggu dalam dualisme paradigma positivis dan nonpositivis; atau terperangkap dalam ikatan oposisi biner antara penelitian akuntansi (corporate accounting) dan non akuntansi (non-corporate accounting).

    Dualisme hanya dapat dialami jika seseorang menggunakan tingkat kesadaran terluarnya (outer consciousness). Pada tingkat kesadaran yang terluar ini memang sangat memungkinkan untuk menemukan dan mengalami perbedaan-perbedaan yang kemudian berujung pada konflik. Namun, akan sangat berbeda jika seseorang mulai masuk ke tingkat kesadaran yang lebih dalam (inner conciousness). Pada tingkat kesaradan yang lebih dalam ini, peneliti akuntansi memahami dan menyadari bahwa apa yang sedang ia teliti sebetulnya tidak lain adalah hukum-hukum Tuhan atau ilmu Tuhan.

    Jika masuk lebih dalam lagi, maka peneliti akuntansi memasuki area kesadaran ilahi (divine consciousness). Pada lapisan kesadaran ini, seorang peneliti akuntansi telah melampaui ego akademiknya, atau ego professionalnya, atau masuk ke dalam wilayah ketiadaan diri. Sehingga yang dirasakan hanyalah Tuhan satu-satunya. Tidak ada segala sesuatu (termasuk dirinya), yang ada hanyalah Tuhan, yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Di sinilah titik puncak makrifat penelitian akuntansi.
  
tujuan penelitian akuntansi dengan paradigma spiritualis adalah membangkitkan kesadaran ketuhanan (to awaken god-consciousness)

Dari berbagai Sumber




Rabu, 22 April 2015

ANALISIS KINERJA BIDANG PENDAPATAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN PAMEKASAN





   Oleh : 
Nofa Putra Pratama S.E
PERGURUAN TINGGI STIE ASIA MALANG

BAB I

PENDAHULUAN


        1. Latar Belakang

Dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 32 pasal 10  tahun 2004 tentang pemerintahan daerah yang mengatur  penyelenggaraan otonomi daerah telah menggantikan Undang-Undang Nomor 22 pasal 4 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang mengatur dalam penyelenggaraan pemerintah yang bersifat otonom serta mengatur tentang pemerintahan daerah didalamnya termasuk partisipasi, dan otonomi daerah. Desentralisasi kewenangan dimaksudkan agar pemerintah daerah dapat mengatur urusan rumah tangga daerahnya itu sendiri dengan prakarsanya sendiri yang berdasarkan aspirasi masyarakat untuk kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku agar lebih rasional, proporsional, dan nyata sebagai konsekuensi dari desentralisasi kewenangan.
Otonomi daerah merupakan upaya pemberdayaan daerah dalam pengambilan keputusan daerah berkaitan dengan pengelolaan sumber daya yang dimiliki sesuai dengan kepentingan, prioritas, dan potensi daerah tersebut (Bastian, 2007:2). Esensi pemberian otonomi daerah adalah desentralisasi kewenangan yang diikuti dengan desentralisasi fiskal dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah di dalam menyelenggarakan segala kegiatan, pemerintah daerah memiliki sumber-sumber keuangan yang terdiri dari pendapatan asli daerah. Dalam penjelasan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 Pasal 8, menyatakan bahwa Pendapatan Asli Daerah adalah penerimaan yang diperoleh dari sumber-sumber dalam wilayahnya sendiri ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan adanya PAD menunjukkan kemampuan suatu daerah dalam menghimpun sumber-sumber dana untuk membiayai kegiatan daerah. Dapat dikatakan bahwa Pendapatan Asli Daerah merupakan pendapatan rutin dari usaha-usaha pemerintah daerah dalam pemanfaatan potensi-potensi sumber keuangannya untuk membiayai tugas-tugas dan tanggung jawabnya. Selain itu peranan pendapatan asli daerah (PAD) merupakan salah satu tolak ukur sukses tidaknya  pelaksanaan otonomi daerah yang nyata dan bertanggung jawab, namun pada sitem kinerja pegawai/aparatur akan berpengaruh juga pada naik rendahnya pendapatan asli daerah. Berdasarkan pertimbangan di atas maka penulis ingin meneliti tentang sistem analisis kinerja aparatur pendapatan asli daerah Kabupaten Pamekasam sebagai sampel penelitian. Karena  diantara 4 Kabupaten yang ada di Madura yaitu Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Sumenep yang memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) paling kecil dan terjadi fluktuasi setiap tahunnya adalah Kabuparen Pamekasan, Adanya penerapan kebijakan otonomi daerah ini diharapkan dapat meningkatkan sektor penerimaan daerah guna melaksanakan pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Pamekasan.
Selanjutnya pada pajak daerah ini juga di pandang oleh masyarakat sebagai beban yang harus di bayar pada negara. Dengan demikian setiap orang sebagai anggota masyarakat harus mengetahui segala masalah yang berhubungan dengan perpajakan. Sebagaimana yang ada pada setiap kondisi masyarakat secara umum bahwa pajak merupakan sesuatu yang memberatkan. Karena masyarakat kurang dapat memahami bahwa dari pajak yang mereka bayarkan pada akhirnya nanti akan dinikmati atau dirasakan oleh mereka sendiri.
Maka dengan melihat fenomena tersebut perlu adanya suatu strategi baru ataupun pengembangan strategi yang telah ada untuk terus mendongkrak PAD Kabupaten Pamekasan. Rendah atau tingginya penerimaan sektor pajak tentu akan berimbas pada laju pembangunan daerah, karena telah diketahui bahwasanya pembiayaan diambilkan dari pendapatan asli daerah dan pos-pos penerimaan lainnya. Di dalam anggaran pemerintah, pajak merupakan salah satu penyumbang dana yang sangat potensial di dalam memberikan andilnya untuk pendanaan pembangunan. Tinggal bagaimana strategi pemerintah dalam mengambil kebijakan-kebijakan yang dapat mendukung peningkatan pendapatan asli daerah pada sektor pajak, sehingga perolehan pajak dapat maksimal.    
Selain itu Dinas pendapatan daerah memiliki beban tugas pada kinerja pegawai dalam melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas di bidang pendapatan daerah. Dalam melaksanakan tugas tersebut Dinas Pendapatan Daerah dititikberatkan pada penyusunan kebijakan, koordinasi, pengawasan dan evaluasi di bidang pengelolaan pendapatan daerah.  Struktur organisasi pada unit pelaksana teknis dinas (UPTD) disusun berdasarkan proses (by process) dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja kegiatan operasional dan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa UPTD merupakan ujung tombak  kegiatan pemungutan dan pelayanan pada masyarakat. Kinerja pelayanan SKPD Dispenda sangat terukur dengan satu indikator kinerja sesuai tugas dan fungsi SKPD yaitu tercapainya penerimaan pendapatan daerah untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan setiap tahun anggaran serta peningkatan penerimaan pendapatan daerah dari tahun ke tahun,  sebagaimana yang ditargetkan.
Untuk mencapai kinerja pendapatan tersebut telah dilaksanakan berbagai upaya dengan mengerahkan semua sumber daya, terutama sumber daya aparatur yang ada serta memaksimalkan sumber dana APBD yang ditujukan untuk pelaksanaan program dan kegiatan SKPD. Intensifikasi penerimaan pendapatan daerah ditujukan untuk meningkatkan penerimaan dari sumber atau jenis penerimaan pendapatan daerah yang sudah ada, namun belum terkelola secara optimal atau masih memiliki potensi untuk dapat ditingkatkan atau dimaksimalkan, agar pencapaian realisasi penerimaannya bertambah.
sementara ekstensifikasi atau penambahan jenis objek penerimaan pendapatan daerah ditujukan untuk mencari atau menggali potensi sumber-sumber baru penerimaan pendapatan daerah dan selanjutnya di perda kan ke dalam bentuk pajak dan retribusi daerah serta jenis penerimaan daerah lainnya. Berdasarkan analisis SWOT bahwa instansi ini mempunyai kelemahan yaitu kurangnya jumlah aparatur yang memiliki kode etik untuk menjangkau wajib pajak/objek pajak daerah yang tersebar hingga ke pelosok daerah  dan wilayah pesisir, penyebaran jumlah pegawai/aparatur  yang tidak merata sesuai kebutuhan, jumlah aparatur yang terampil teknologi relatif kurang, fasilitas sarana dan prasarana yang belum memadai untuk menunjang pelayanan dan pengelolaan, pemanfaatan teknologi masih belum optimal serta motivasi pegawai yang belum maksimal untuk menunjang peningkatan kinerja.
Kinerja  pegawai  yang ada di Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Pamekasan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Dengan jumlah pegawai sebanyak 260 orang yang tersebar di 15 UPTD dan kantor pusat, maka kinerja pegawai sangat diperlukan agar pengelolaan keuangan daerah khususnya di UPTD sesuai dengan target yang direncanakan  maka faktor pendidikan/pelatihan (diklat), motivasi pegawai dan kompensasi dianggap faktor yang penting untuk dikaji dan dianalisis.
Hal inilah yang menyebabkan penulis tertarik untuk menganalisa kinerja Dinas pendapatan daerah  bidang pendapatan mengenai Pendapatan Asli Daerah  Kab. Pamekasan Adapun judul yang dapat dikemukakan dalam penelitian ini adalah “ANALISIS KINERJA BIDANG PENDAPATAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN PAMEKASAN”.





Minggu, 19 April 2015

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KETIMPANGAN PEMBANGUNAN WILAYAH MADURA


Oleh :
(Perguruan Tinggi STIE ASIA Malang - Akuntansi )



A.  Latar Belakang

Pembangunan yang dilakukan suatu negara atau suatu daerah merupakan suatu proses yang berlangsung secara terus menerus, terarah, dan berkelanjutan, guna mewujudkan suatu perubahan pada masyarakat, baik berupa sektor ekonomi, politik, sosial dan budaya.  Meskipun seluruh perubahan ini selalu mengacu pada perubahan yang positif, namun tidak menutup kemungkinan bahwa pembangunan ini juga menimbulkan dampak negatif, dalam bentuk kesenjangan antar golongan pendapatan, antar wilayah, dan antar kelompok masyarakat.
Arsyad (1999), Pembangunan Nasional Indonesia lebih ditekankan pada pembangunan ekonomi, alasannya karena pembangunan di bidang ekonomi mendorong dan mendukung pencapaian serta pembaharuan dalam berbagai kehidupan masyarakat. Sedangkan yang dimaksud pembangunan ekonomi adalah suatu proses yang menyebabkan kenaikan pendapatan riil per kapita penduduk suatu negara dalam jangka panjang disertai perbaikan sistem kelembagaan.
Pembangunan ekonomi pada hakekatnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat maka diperlukan pertumbuhan ekonomi yang meningkat dan distribusi pendapatan yang lebih merata, Oleh karna itu tolak ukur adanya pembangunan ekonomi antara lain adalah terjadinya pertumbuhan ekonomi. pertumbuhan ekonomi merupakan perubahan tingkat kegiatan ekonomi yang terjadi dari tahun ke tahun. Pertumbuhan ekonomi juga merupakan salah satu indikator yang penting dalam melakukan analisis tentang pembangunan ekonomi yang terjadi pada suatu negara.
Pertumbuhan ekonomi akan menghasilkan tambahan pendapatan masyarakat pada suatu periode tertentu, karena pada dasarnya aktifitas perekonomian adalah suatu proses penggunaan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Proses ini akan menghasilkan suatu aliran balas jasa terhadap faktor produksi yang dimiliki masyarakat. Dengan adanya pertumbuhan ekonomi maka diharapkan pendapatan masyarakat sebagai pemilik faktor produksi juga akan meningkat.
Suatu perekonomian dikatakan mengalami pertumbuhan atau perkembangan, apabila tingkat kegiatan ekonominya adalah lebih tinggi dari yang dicapai pada masa sebelumnya. Menurut Sukirno (1994), Pertumbuhan ekonomi merupakan perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang serta jasa yang diproduksi dalam masyarakat bertambah sehingga akan meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
Masalah pertumbuhan ekonomi disuatu daerah atau wilayah tergantung kepada banyaknya faktor seperti salah satunya adalah kebijakan pemerintah itu sendiri, ini harus dikenali dan diidentifikasi secara tepat, supaya faktor tersebut dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi. Ada beberapa sumber strategis dan dominan yang menentukan pertumbuhan ekonomi tergantung pada bagaiman kita mengklasifikasikan. Salah satu klasifikasinya adalah faktor-faktor fisik dan faktor-faktor manajemen yang mempengaruhi penggunaan sumber-sumber tersebut.
Meskipun sumber dominan telah dimiliki untuk pertumbuhan serta kualitasnya cukup banyak dan dengan kualitas cukup tinggi, tetapi bila manejemen penggunaannya tidak menunjang, maka laju pertumbuhan ekonomi akan rendah.
Indikator yang digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi adalah tingkat pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang mencerminkan jumlah nilai tambah yang yang dihasilkan oleh seluruh aktivitas produksi di dalam perekonomian (Susanti dkk, 2000: 23).

"Dospem : Amelia Ika Pratiwi SE.Ak"


Rabu, 15 April 2015

SAHAM FOREX GRATIS


hey guys......kebayang ga ? buat fren-fren pengen jadi broker ato pemilik saham gtu....bisa dibilang "KAYA MENDADAK" hahaha....oke, Pada bursa efek virtual seperti ini seseorang bisa melakukan transaksi jual beli saham seperti layaknya dilakukan di sebuah bursa efek sungguhan. Harga saham yang digunakan di dalam perdagangannya adalah harga aktual dari bursa efek di Amerika (New York Stock Exchange dll) dan ini bukan hasil dari simulasi komputer. Hanya saja uang yang dipergunakan untuk bertransaksi jual beli saham bukanlah uang sungguhan (aktual) melainkan uang virtual sehingga transaksinya juga bersifat virtual. Kalau anda sedang dalam proses belajar main saham, alangkah baiknya anda menggunakan dulu uang virtual sampai anda mahir. Setelah anda merasa mahir, silakan saja dipraktekkan dengan uang sungguhan dan di bursa efek sungguhan pula. Tujuan utama anda memainkan saham di bursa effek virtual seperti ini adalah untuk memperoeh pengalaman bertransaksi jual beli saham dengan baik. Kalah atau menang ketika anda memainkan saham ini menjadi faktor yang tidak terlalu penting. Anda tidak perlu keluar uang sedikitpun.
Ingat, bahwa main di Bursa Efek Virtual ini hanya sekedar alat bantu agar anda mendapat pelajaran berharga dalam bermain saham tanpa anda perlu mengeluarkan uang sungguhan. Ulangilah memainkan saham ini berkali-kali sesuka anda. Mainkan terus sampai anda fasih. Kalau anda merasa kalah memainkannya, ulangi lagi saja dari awal. Santai saja. Mungkin mula-mula anda melakukan transaksi jual beli saham tanpa pedoman apa-apa, alias asal-asalan saja. Tentu saja ini boleh dilakukan agar anda terbiasa bertransaksi dulu.
Namun sedikit demi sedikit mulailah anda melakukan berbagai tehnik transaksi yang bisa dipelajari dari internet atau dari buku. Beberapa websites telah menyediakan materi pelajaran yang bagus untuk pemula, seperti www.investopedia.com, atau bisa juga ke education.howthemarketworks.com dan masih banyak lagi yang lain. Silakan dicoba beberapa metode dari technical analysis maupun fundamental analysis sampai akhirnya anda mempunya trading strategy (trading system) yang sesuai dengan personality anda (aggresive, defensive, speculative dsb.). Bila diperlukan, pada Bursa Efek Virtual tersebut anda bisa melakukan short sale (pinjam saham) bila diantisipasi harga saham akan turun dan melakukan margin trading (pinjam uang) bila diantisipasi harga saham akan naik. Jadi ketika harga saham lagi cenderung naik maupun lagi cenderung turun anda tetap bisa untung bermain saham. Disanalah keunggulan sebuh bursa efek virtual, anda bisa mencoba berbagai metode transaksi jual beli saham tanpa anda perlu kuatir akan kehilangan uang sungguhan ketika gagal. Lama-lama anda akan jadi pintar main saham. Semoga. Bagaimana cara bertransaksi jual beli saham dengan uang virtual? Ikutilh petunjuk di bawah ini. Petunjuk Bermain Saham di Bursa Efek Virtual. Berkunjunglah ke www.marketwatch.com dan lakukan registrasi dulu. 
Caranya, Log In lalu pilih register (anda boleh menggunakan nama samaran). Isilah semua permintaan di formulir registrasi. Anda akan diminta konfirmasi pendaftaran yang dikirim ke alamat email anda. Selesai dengan urusan registrasi, kembai ke www.marketwatch.com dan Log In dengan nama yang dipakai sewaktu anda registrasi. Setelah itu kunjungi www.marketwatch.com/game/bursa-efek-virtual.Untuk bergabung dengan Bursa Efek Virtual ini anda membutuhkan pasword, yaitu: kompasianer, lalu klik Join. Pada Bursa Efek Virtual ini anda dikaruniai uang virtual sebesar $100.000. Berhubung anda sedang belajar main saham, habiskanlah uang ini seluruhnya untuk beli saham. Jangan disisain. Setiap kali anda melakukan transaksi jual atau beli saham (transaksi kecil atau besar) akan dikenakan fee (virtual juga) sebesar $10.
Namun kalau ada juga uang yang tersisa maka uang tersebut akan mendapat bunga 3% per tahun. Pada bursa effek yang ada di Amerika terdapat ribuan jenis saham. Silakan pilih sendiri saham yang akan dibeli atau dijual. Berikut ini sekedar contoh 15 jenis saham dari perusahaan yang cukup populer, antara lain: 1. Auto manufacturer: Toyota Motor Corp (TM) 2. Banking: Citigroup, Inc. (C) 3. Clothing: Nike Inc. (NKE) 4. Consumer goods: Unilever NV (UN) 5. Electronic equipment: Panasonic Corporation (PCRFY) 6. Energy: Exxon Mobil Corporation (XOM) 7. Entertainment: The Walt Disney Company (DIS) 8. Insurance: Prudential Financial, Inc. (PRU) 9. Internet Information Providers: Yahoo! Inc. (YHOO) 10. Newspaper: The New York Times Company (NYT) 11. Computer: International Business Machines Corporation (IBM) 12. Restaurant : McDonalds Corp. (MCD) 13. Semiconductor: Intel Corporation (INTC) 14. Software: Microsoft Corporation (MSFT) 15. Telecommunication: Vodafone Group Public Limited Company (VOD). Sekarang anda siap melakukan trading.
Perhatikan, kali ini anda akan menjumpai simbol untuk tiap saham (stock ticker symbol). Pada tiap simbol ada kata trade yang bila diklik akan mengantarkan anda kepada acara jual (buy) atau beli (sell) saham yang bersangkutan. Tuliskan juga berapa lembar saham yang akan anda beli atau jual. Dalam hal ini seolah anda sedang bertransaksi dengan seorang broker di bursa efek. Batasi jenis kepemilikan saham anda agar tidak lebih dari lima jenis saham.
Setelah anda memilih berbagai jenis saham yang mau dibeli/dijual beserta jumlah (volume)-nya, jangan lupa klik Submit Trades untuk dieksekusi di hari dan jam kerja (Senin-Jumat).  Beda waktu antara Indonesia dan Amerika adalah 12 jam. Bila transaksi anda ingin segera diproses, lakukan acara jual beli saham di atas jam 9 malam WIB. Bila dilakukan transaksi di siang hari di Indonesia maka pesanan anda untuk jual atau beli saham akan seolah dicatat dulu oleh seorang broker dan akan dieksekusi setelah bursa efek dibuka (Senin-Jumat). Saham mana yang harus dibeli dan berapa banyak? Bila anda tidak mempunyai pengetahuan apa-apa tentang saham, maka mula-mula pilihlah saham sesuka anda dan belilah saham sebanyak yang anda suka, asalkan uangnya cukup. Nanti lama-lama anda akan dituntut melakukan research sehingga setiap transaksi jual atau beli saham anda sudah melalui berbagai pertimbangan yang memadai. Silakan bagi pemula berkunjung ke www.investopedia.co atau ke education.howthemarketworks.com.
Di Bursa Efek Virtual ini ada reksadana bernama Pasar Saham. Reksadana ini dibikin untuk mewakili pasar saham. Kalau posisi anda lebih baik dari reksadana ini maka anda sudah cukup bagus. Artinya anda sudah beat the market! Jangan lupa Log Out setelah selesai memainkan saham, terutama kalau anda main di tempat umum seperti di lab komputer atau di kantor




Sebuah Blog Kumpulan Artikel Menarik Jobseeker .

Blog ini bertujuan untuk berbagi cerita konyol pencari kerja di Indonesia khususnya di Pulau Jawa Surabaya dan Wilayah Sekitarnya dengan moment-moment menarik yang penuh inspirasi. Saya memposting artikel-artikel keseharian mengikuti trend terbaru yang memberikan banyak Motivasi kepada Anda. Berbagai kisah nyata (True Story) tentang kekonyolan Sarjana pencari kerja Jobseeker. Anda juga dapat selalu berbagi pengalaman dengan Saya tentang moment mencari kerja.

Artikel Seputar Ekonomi

Nofa Blog adalah Blog online dimana tampilan blog berbeda dengan tampilan blog lainnya. Memudahkan Anda sebagai blogger untuk mentelaah setiap Artikel tentang Seputar Ekonomi dari teori-teori yang ada. Nofa Blog juga memberikan layanan online 24 jam seputar tanya jawab tentang Artikel yang ada. Pastikan Anda selalu mengikuti Artikel terupdate lainnya dari saya dengan hal yang menarik tanpa copy paste dari Artikel Blogger lainnya.

Nofa Blog Membentuk Personal Development Professional!

Anda pastinya tahu bahwa suatu perkembangan belum sempurna tanpa hadirnya kesiapan. Mencari tahu kesiapan diri dengan mental yang berkualitas dan profesional terbaik tidaklah susah. Anda bisa menemukan dengan mudah, penyempurnaan Karakter diri yang dapat di kembangkan dengan kesiapan ataupun mental yang berkualitas, dapat menghasilkan sisi positif dari aura Anda. Nofa Blog merupakan satu-satunya blog Inspiratif dari Innovasi berbagai macam penyedia situs online lainnya dimana Anda dapat menemukan semuanya, termasuk Tasawuf sufisme. Jika Anda membutuhkan solusi dengan berbagai pertanyaan seputar Personality Developmen, Saya siap memberikan solusi terbaik untuk Anda. Jadikanlah suatu pengembangan diri Anda menjadi suatu karakter yang professional dengan Nofa Blog.

Bahasa Trend Dalam Artikel!

Nofa Blog merupakan situs online bersubdomain blogspot GRATIS. Suatu situs dengan berbagai macam kalimat sederhana yang sangat menarik dan mudah dipahami oleh pembaca, dari kisah Moment-monet Pencari Kerja hingga Moment-moment keseharian lainnya . Selain itu, Nofa Blog juga selalu konsisten untuk terus selalu Update dalam mengembangkan artikel menarik dari kisah absurd keseharian. Penggunaan Bahasa yang memasyarakat, mengikuti trend perkembangan era nofaputra1991@gmail.com. Terima kasih atas kunjungan Anda dan selamat membaca Artikel dari Saya, You Have An Idea, I Have A Strategy. SucsesS!